Balai POM di Toba Lanjutkan Pembinaan Komunitas Pasar Dolok Sanggul untuk Wujudkan Pasar Pangan Aman

08-06-2026 Loka POM di Kabupaten Toba Samosir Dilihat 158 kali

Dolok Sanggul, Balai POM di Toba kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Program Pasar Pangan Aman melalui kegiatan Sosialisasi dan Pemantauan Komunitas Pasar Dolok Sanggul di Kabupaten Humbang Hasundutan pada 5 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi keamanan pangan yang telah dilaksanakan kepada komunitas pasar pada 27 April 2026.

Program Pasar Pangan Aman merupakan salah satu upaya Balai POM di Toba dalam memperkuat peran serta masyarakat untuk mewujudkan pasar yang mandiri dalam menjamin keamanan pangan. Melalui program ini, komunitas pasar didorong untuk aktif melakukan pengawasan dan edukasi sehingga pangan yang beredar di pasar memenuhi aspek keamanan, mutu, dan gizi.

Pada kegiatan tersebut, petugas Balai POM di Toba memberikan pembekalan kepada petugas pasar mengenai berbagai jenis pangan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya yang disalahgunakan. Petugas pasar diperkenalkan dengan ciri-ciri pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna yang dilarang penggunaannya pada pangan. Bahan-bahan tersebut umumnya ditemukan pada produk seperti tahu, bakso, ikan asin, jeli, kerupuk berwarna, serta pangan lainnya yang berisiko.

Selain memperoleh materi terkait identifikasi pangan berisiko, Petugas pasar juga mendapatkan pelatihan praktik penggunaan alat uji sederhana untuk melakukan pengujian terhadap sampel pangan. Melalui pelatihan ini, petugas pasar diperkenalkan cara melakukan uji cepat terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil Metanil Yellow. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pengawasan mandiri di pasar, Balai POM di Toba juga menyerahkan test kit uji cepat formalin, boraks, dan Metanil Yellow yang selanjutnya dapat digunakan oleh petugas pasar untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap keamanan pangan yang beredar di Pasar Dolok Sanggul. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Humbang Hasundutan, Nurliza Elita Pasaribu. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan Balai POM di Toba dan berharap sarana pengujian tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. "Dengan alat ini semoga mendukung tugas pasar untuk keamanan pangan di pasar," ujarnya.

Tidak hanya melakukan pengambilan dan pengujian sampel pangan, petugas pasar juga dibekali kemampuan untuk mengedukasi pedagang mengenai pentingnya menjual pangan yang aman. Sebagai sarana pendukung edukasi, Balai POM di Toba membagikan poster yang memuat informasi mengenai bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan serta materi 5 Kunci Keamanan Pangan yang dapat diterapkan oleh pedagang dalam kegiatan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para petugas pasar terlihat antusias dan serius mengikuti setiap sesi sosialisasi dan praktik yang diberikan. Partisipasi aktif dari komunitas pasar menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan Program Pasar Pangan Aman di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Toba berharap petugas pasar dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mengedukasi pedagang dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan pasar yang lebih aman serta mampu melindungi masyarakat dari risiko pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Sarana