Dolok Sanggul – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan penerapan keamanan pangan di tingkat masyarakat khususnya bagi komunitas Desa, Balai POM di Toba melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa pada tanggal 17 Juni 2026 di Balai Desa Pakkat, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Kader Keamanan Pangan yang telah dilaksanakan pada 16 April 2026. Pada kegiatan Bimtek ini, para kader yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya membawa anggota komunitas yang telah mereka edukasi mengenai keamanan pangan untuk mengikuti pembelajaran dan diskusi bersama.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Masing-masing kader memaparkan materi keamanan pangan yang telah mereka sosialisasikan kepada masyarakat serta berbagi pengalaman terkait penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari. Para kader juga menyampaikan berbagai contoh perilaku yang sering dilakukan masyarakat tanpa menyadari potensi risikonya terhadap kesehatan.
Salah satu kader, Ibu Situmorang, saat menjelaskan materi 5 Kunci Keamanan Pangan, menyampaikan contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat desa. “Kita sering langsung makan tanpa mencuci tangan karena lapar sepulang dari sawah, padahal sebelumnya kita baru memegang kompos,” ujarnya. Penyampaian materi dengan contoh-contoh nyata tersebut membuat peserta lebih mudah memahami pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan aman dalam mengolah maupun mengonsumsi pangan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi yang berlangsung dinamis. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait praktik keamanan pangan yang diterapkan di rumah tangga maupun lingkungan sekitar. Diskusi ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman peserta sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapan keamanan pangan di masyarakat.
Pada akhir kegiatan, Kepala Desa Pakkat, Luminer Silaban, yang turut mengikuti kegiatan sebagai peserta, menyampaikan apresiasi kepada Balai POM di Toba atas pendampingan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh kader dan komunitas Desa Pakkat untuk terus menerapkan serta menyebarluaskan pesan keamanan pangan kepada masyarakat.
"Desa kita telah dipilih oleh Bupati menjadi desa yang diintervensi oleh Badan POM. Mari kita syukuri kesempatan ini dengan menerapkan keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader dan komunitas Desa Pakkat semakin memahami pentingnya keamanan pangan serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Dengan meningkatnya kesadaran dan penerapan prinsip keamanan pangan, masyarakat diharapkan dapat melindungi diri dan keluarganya dari risiko penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak aman, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.