Toba, Sebagai bentuk implementasi dari Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), yang merupakan salah satu Program Prioritas Nasional, Loka POM Toba menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Penyuluhan Keamanan Pangan kepada komunitas pasar. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 24 April 2024, di Balai Pertemuan Kecamatan Porsea.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, pemberdayaan, dan kemandirian komunitas pasar dalam mengawasi peredaran pangan, serta mendorong penerapan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) di lingkungan pasar rakyat. Komitmen dan partisipasi aktif dari komunitas pasar diharapkan menjadi kekuatan penting dalam menciptakan sistem keamanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Salomo H.K Simanjuntak, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba, yang memberikan pemaparan terkait kebijakan penguatan pasar rakyat, serta Hermin Panjaitan, perwakilan dari Loka POM di Kabupaten Toba, yang menyampaikan materi teknis mengenai prinsip dasar keamanan pangan dan praktik distribusi pangan olahan yang sesuai standar.
Sebanyak 31 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan dan antusiasme. Peserta terdiri dari petugas Pasar Porsea, pedagang, pengunjung pasar, serta lima Kepala Pasar yang mewakili pasar-pasar rakyat lainnya di Kabupaten Toba. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman dan keterampilan dasar mengenai keamanan pangan, serta peran strategis komunitas pasar dalam memastikan pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Loka POM di Kabupaten Toba berharap terbentuknya komunitas pasar yang tidak hanya sadar akan pentingnya keamanan pangan, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra pengawasan di lapangan. Selain itu, komunitas pasar yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan dapat menjadi contoh dan menularkan pengetahuan serta semangatnya kepada komunitas pasar lainnya, sehingga upaya peningkatan keamanan pangan dapat berkembang secara meluas dan merata.