Loka POM Toba Dampingi UMKM Kota Padangsidimpuan Menuju Produk Pangan yang Berizin Edar

03-07-2025 Loka POM di Kabupaten Toba Samosir Dilihat 428 kali

Toba, Dalam upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk semakin berkembang dan mampu bersaing secara legal di pasar, Loka POM di Kabupaten Toba kembali melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM di Kota Padangsidimpuan pada tanggal 2 dan 3 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rutin Loka POM Toba dalam mendukung percepatan legalitas produk pangan lokal melalui fasilitasi Pendampingan UMKM. Kali ini, pendampingan difokuskan pada dua UMKM, yaitu tepung pati umbi teratai dan keripik.

Sebelum mengajukan izin edar, pelaku usaha wajib menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Penerapan ini menjadi dasar penting untuk menjamin keamanan dan mutu produk pangan. Setelah memenuhi standar yang ditetapkan, pelaku usaha akan memperoleh Sertifikat Izin Penerapan CPPOB (IP-CPPOB) dari Loka POM Toba sebagai syarat untuk pengajuan izin edar.

Pendampingan ini dilakukan secara langsung di lokasi produksi UMKM untuk melihat proses pengolahan secara nyata. Tim dari Loka POM Toba memberikan bimbingan teknis dan masukan perbaikan agar pelaku usaha mampu memenuhi standar produksi yang baik sesuai dengan pedoman CPPOB. Selain itu, pelaku usaha juga diberikan informasi tentang tahapan dan dokumen yang perlu disiapkan untuk proses pendaftaran izin edar.

“Saya merasa sangat terbantu dan berterima kasih karena telah didampingi dalam proses pendaftaran produk keripik kami,” ujar Iwan, salah satu pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini.

Pendampingan oleh Loka POM tidak hanya berfokus pada aspek administratif, namun juga memberikan edukasi praktis kepada pelaku usaha mengenai bagaimana memproduksi pangan secara higienis, terstandar, dan memenuhi regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat mendorong UMKM naik kelas dan semakin siap memasuki pasar yang lebih luas.

Melalui kegiatan seperti ini, Loka POM Toba terus menunjukkan peran aktif dalam membina dan memajukan UMKM pangan lokal agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing tinggi.

Sarana