Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan di daerah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dalam hal ini Loka POM di Kabupaten Toba, melaksanakan audiensi dengan Bupati Humbang Hasundutan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati dan disambut langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P Nababan, S.H.,M.H., serta dihadiri oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait beserta jajaran.
Turut hadir dalam audiensi ini Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Humbang Hasundutan. Audiensi ini menjadi langkah awal penting dalam membangun koordinasi lintas sektor yang solid dalam menjamin keamanan Obat dan Makanan di tengah masyarakat khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kepala Loka POM Toba dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa sejak tahun 2024, Kabupaten Humbang Hasundutan telah resmi menjadi bagian dari wilayah kerja/wilayah pengawasan Loka POM Toba. Dengan demikian, seluruh aspek pengawasan terhadap peredaran obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan di wilayah ini menjadi tanggung jawab pihaknya. Dalam menjalankan fungsi pengawasan tersebut, dukungan pemerintah daerah menjadi elemen kunci keberhasilan.
Salah satu bentuk dukungan konkret yang diharapkan adalah pembentukan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2018 tentang Peningkatan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah. Tim ini akan menjadi wadah sinergi antara Loka POM Toba dan perangkat daerah dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan, pembinaan, serta edukasi kepada masyarakat.
Untuk memberikan layanan publik terkait obat dan makanan di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, Loka POM Toba telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tanggal 15 April 2025 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Humbang Hasundutan
Bupati Humbang Hasundutan menyambut baik audiensi ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung koordinasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Loka POM Toba. Beliau juga menyampaikan saran agar pengawasan tidak hanya fokus pada produk pangan olahan tetapi juga boleh melakukan pengecekan minuman tradisional khas Batak seperti tuak, yang cukup populer di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, Bupati menyatakan akan mendukung kegiatan edukasi masyarakat terkait pengawasan obat dan makanan. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah rencana pembuatan konten edukatif yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2025.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Humbang Hasundutan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.