Toba, Dalam upaya melindungi masyarakat dari paparan bahan berbahaya pada pangan, Loka PengaDalam upaya melindungi masyarakat dari paparan bahan berbahaya pada pangan, Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Toba melaksanakan kegiatan sampling dan uji cepat keamanan pangan di Kabupaten Tapanuli Utara pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 24 -25 Juli 2025.
Kegiatan sampling dan uji cepat tanggal 24 Juli 2025 dilakukan di lingkungan sekolah Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita. Sedangkan kegiatan hari kedua dilakukan di Pasar Kecamatan Siborong-borong. Petugas Loka POM Toba melakukan pengambilan sampel langsung dari pedagang di lingkungan sekolah dan lapak pedagang pasar, mencakup berbagai produk pangan seperti jajanan anak sekolah, jajanan pasar, tahu, mie, dan bahan pangan lainnya yang umum dikonsumsi masyarakat.
Sampel-sampel tersebut kemudian diuji menggunakan mobil laboratorium keliling (mobling). Pengujian cepat dilakukan menggunakan test kit untuk mendeteksi keberadaan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan, seperti formalin, boraks, methanil yellow, dan rhodamin B. Uji cepat ini bertujuan untuk memperoleh hasil awal secara langsung sebagai bagian dari langkah pengawasan yang cepat, tepat, dan responsif.
Loka POM di Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus menjaga keamanan obat dan makanan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan sistem pangan yang berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.was Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Toba melaksanakan kegiatan sampling dan uji cepat keamanan pangan di Kabupaten Tapanuli Utara pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 24 -25 Juli 2025.
Kegiatan sampling dan uji cepat tanggal 24 Juli 2025 dilakukan di lingkungan sekolah Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita. Sedangkan kegiatan hari kedua dilakukan di Pasar Kecamatan Siborong-borong. Petugas Loka POM Toba melakukan pengambilan sampel langsung dari pedagang di lingkungan sekolah dan lapak pedagang pasar, mencakup berbagai produk pangan seperti jajanan anak sekolah, jajanan pasar, tahu, mie, dan bahan pangan lainnya yang umum dikonsumsi masyarakat.
Sampel-sampel tersebut kemudian diuji menggunakan mobil laboratorium keliling (mobling). Pengujian cepat dilakukan menggunakan test kit untuk mendeteksi keberadaan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan, seperti formalin, boraks, methanil yellow, dan rhodamin B. Uji cepat ini bertujuan untuk memperoleh hasil awal secara langsung sebagai bagian dari langkah pengawasan yang cepat, tepat, dan responsif.
Loka POM di Kabupaten Toba berkomitmen untuk terus menjaga keamanan obat dan makanan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan sistem pangan yang berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.