Loka POM Toba Meriahkan Pekan Ekonomi Syariah dan Digital Tapanuli 2025 di Alaman Bolak, Padangsidimpuan

28-04-2025 Loka POM di Kabupaten Toba Samosir Dilihat 371 kali

Loka POM Toba berpartisipasi dalam kegiatan "Pekan Ekonomi Syariah dan Digital Tapanuli 2025" yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 26–27 April 2025 di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan. Acara ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Padangsidimpuan, sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta transformasi digital di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.

Partisipasi Loka POM Toba dalam acara ini menjadi salah satu bentuk dukungan konkret terhadap pemberdayaan sektor usaha mikro dan kecil (UMK) binaan, khususnya dalam memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan legalitas yang berlaku. Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam kegiatan tersebut, Loka POM Toba membuka layanan informasi dan pengaduan seputar obat dan makanan. Masyarakat yang mengunjungi stan mendapatkan berbagai informasi mengenai keamanan produk, tips memilih makanan dan obat yang aman, serta prosedur pengajuan pengaduan apabila menemukan produk yang tidak sesuai ketentuan.

Selain itu, Loka POM Toba juga memberikan layanan konsultasi pengurusan sertifikasi, khususnya dalam rangka penerbitan izin edar produk bagi UMK binaan. Hal ini penting untuk membantu para pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan legalitas produk mereka, yang menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sebagai upaya peningkatan literasi digital, Loka POM Toba mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi BPOM Mobile, yang memudahkan konsumen dalam melakukan pengecekan nomor izin edar produk dan melaporkan keluhan secara langsung. Edukasi ini diharapkan membuat masyarakat lebih aktif dan mandiri dalam melindungi diri dari produk tidak aman.

Selain itu, Loka POM Toba juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Anti Mikroba Resistensi (AMR). Masyarakat diingatkan untuk mengonsumsi anti mikroba, seperti antibiotik, hanya dengan resep dokter dan tidak sembarangan. Edukasi ini penting untuk mencegah meningkatnya kasus resistensi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat luas.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran obat ilegal. Disampaikan pentingnya membeli obat hanya dari sarana kefarmasian resmi seperti apotek dan toko obat berizin, guna menghindari risiko mendapatkan produk palsu atau berbahaya. Masyarakat juga diimbau agar menghindari penyalahgunaan obat dalam bentuk apapun.

Loka POM Toba mengingatkan masyarakat untuk selalu cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi obat dan makanan. Dengan langkah sederhana ini, masyarakat dapat melindungi diri dan keluarga dari produk yang tidak aman dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan Obat dan Makanan.

Selama dua hari penyelenggaraan, kondisi pameran berlangsung meriah dengan cuaca cerah dan terik. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi berbagai stan, termasuk stan Loka POM Toba yang mendapatkan perhatian khusus. Masyarakat menyambut baik kehadiran Loka POM Toba dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait makanan serta prosedur legalisasi produk. Interaksi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan produk semakin meningkat.

Melalui kegiatan ini, Loka POM Toba berharap dapat memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan Obat dan Makanan serta mendorong lebih banyak pelaku UMK untuk memenuhi standar sertifikasi, sehingga ekonomi lokal dapat tumbuh dengan lebih sehat dan berdaya saing.

Sarana