Peringati HUT ke-61, GKPI Pearaja dan Loka POM Toba Edukasi Pemuda Jadi Konsumen Cerdas

06-09-2025 Loka POM di Kabupaten Toba Samosir Dilihat 138 kali

Toba, Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pearaja Tarutung menggelar seminar edukatif bagi para pemuda-pemudi gereja GKPI di wilayah Tarutung pada tanggal 6 September 2025. Seminar yang bertajuk "Yuk Bijak menggunakan kosmetik dan memilih pangan aman" ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perayaan ulang tahun gereja.

​Kegiatan ini menjadi bukti nyata adanya koordinasi dan sinergi yang baik antara Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Toba dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Utara dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

​Dalam seminar tersebut, Kepala Loka POM di Kabupaten Toba tampil sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi penting dengan tema "Pemuda/i cerdas, memilih kosmetik dan pangan yang aman dan bermutu". Materi ini bertujuan untuk membekali para pemuda dengan pengetahuan yang cukup agar dapat melindungi diri dari produk-produk yang berisiko bagi kesehatan.

Beliau juga menekankan bahwa sebagai pemuda/i cerdas, penting untuk selalu ingat memilih pangan yang sehat dan menerapkan 5 Kunci Pangan Aman. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan stunting sejak dini, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

​Acara seminar berjalan dengan lancar dan interaktif. Para peserta yang merupakan pemuda-pemudi gereja menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi. Hal ini menandakan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dengan keseharian mereka.

Panitia pelaksana menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang. "Semoga dengan kegiatan ini, akan lahir pemuda-pemudi yang cerdas dan menjadi konsumen cerdas dalam memilih obat dan makanan yang aman dan bermutu," ujar ketua panitia.

Lebih lanjut, ia menambahkan harapannya agar para pemuda menjadi lebih cermat dalam membaca label dan informasi nilai gizi pada kemasan pangan sebelum memutuskan untuk membeli atau mengonsumsinya. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga cerdas dalam mengambil keputusan sebagai konsumen.

 

Sarana