Dolok Sanggul, SMP Negeri 1 Dolok Sanggul melaksanakan Sosialisasi Keamanan Pangan pada 19 Juni 2026 sebagai bagian dari Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan aksi nyata sekolah dalam menindaklanjuti intervensi keamanan pangan yang telah dilaksanakan oleh Loka POM di Toba. Sosialisasi dilaksanakan bertepatan dengan pembagian rapor sehingga dapat menjangkau seluruh komunitas sekolah, mulai dari guru, siswa, petugas kantin, hingga orang tua.
Kegiatan ini digerakkan oleh Kader Keamanan Pangan SMP Negeri 1 Dolok Sanggul sebagai bentuk implementasi pembudayaan keamanan pangan di lingkungan sekolah. Dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam satu kesempatan, edukasi yang diberikan tidak hanya berhenti pada siswa, tetapi juga diperkuat melalui peran guru, petugas kantin, dan orang tua agar penerapan keamanan pangan dapat berlangsung secara berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah. Kolaborasi seluruh komunitas sekolah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tersedianya pangan yang aman bagi peserta didik.
Pada pagi yang cerah, suasana halaman SMP Negeri 1 Dolok Sanggul dipenuhi semangat para peserta yang mengikuti kegiatan. Para siswa yang telah dibekali sebagai Kader Keamanan Pangan tampil percaya diri menyampaikan materi kepada teman-temannya. Guru, orang tua, dan petugas kantin tampak menyimak setiap penyampaian dengan penuh perhatian. Suasana yang hangat dan interaktif mencerminkan antusiasme seluruh komunitas sekolah dalam mendukung terwujudnya budaya keamanan pangan sejak dini, sekaligus menunjukkan bahwa siswa mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi tentang pangan yang aman.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai 5 Kunci Keamanan Pangan serta Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebagai panduan memilih pangan yang aman. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya konsumsi pangan yang aman, bergizi, dan beragam sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan stunting sejak dini. Selain penyampaian materi, para siswa mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sebagai salah satu upaya mencegah kontaminasi pangan dan penyakit yang dapat memengaruhi status gizi. Kegiatan berlangsung semakin meriah ketika siswa antusias menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Pendekatan yang interaktif dan menyenangkan diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman sekaligus membiasakan perilaku memilih, mengonsumsi pangan yang aman dan bergizi, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bekal menuju generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Kegiatan ditutup dengan penampilan Tarian Cek KLIK yang dibawakan oleh beberapa siswa. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat pesan edukasi yang telah disampaikan selama kegiatan. Orang tua yang hadir mengikuti sosialisasi dengan antusias dan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya keamanan pangan. Melalui kegiatan ini, orang tua mengetahui bahwa anak-anak telah dibekali pengetahuan tentang pangan aman di sekolah, sehingga kebiasaan baik tersebut dapat terus didampingi dan diterapkan bersama di lingkungan keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tetap menerapkan 5 Kunci Keamanan Pangan selama masa liburan sekolah. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan, memilih pangan yang aman melalui Cek KLIK, serta menjaga kebersihan makanan diharapkan tetap menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Ketika memasuki tahun ajaran baru, kebiasaan tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga budaya keamanan pangan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi karakter yang melekat pada seluruh warga sekolah.